Contoh Berita Dengan 5W1H

Document Details:
  • Uploaded: November, 7th 2014
  • Views: 36,532 Times
  • Downloads: 4 Times
  • Total Pages: 5 Pages
  • File Format: .docx
  • File size: 425.28 KB
  • Uploader: aprilia
  • Category: Education > Literature
 add to bookmark | report abuse
Pemandangan indah
Kampung Cimeri yang berpenduduk 1.000 jiwa itu berada di kaki Gunung Tilu dan
berbatasan dengan Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut. Untuk mencapainya, harus
menyusuri jalan berbatu sepanjang 32 kilometer selama tiga jam. Sesekali kita akan melintasi
jalan bergelombang dan kubangan lumpur.
Namun, begitu memasuki daerah Perkebunan Teh Dewata, terlihat bahwa Kampung Cimeri
memang memiliki pemandangan yang sangat indah. Kampung itu berada di sebuah cekungan
yang menjadi dasar bukit-bukit berisi barisan tanaman teh yang mengelilinginya. Aliran
sungai yang deras juga berhasil dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan
listrik untuk permukiman tersebut.
Hanya saja, longsor yang terjadi pada hari Selasa itu ternyata membuka kenyataan lain
mengenai Kampung Cimeri. Permukiman itu berada tepat di daerah rawan bencana. Itu pun
terbukti saat tebing gunung yang retak ambruk dan menimpa permukiman di bawahnya.
Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf menjelaskan, pihaknya hingga kini masih
menyosialisasikan mengenai daerah rawan bencana kepada pemerintah kabupaten hingga
desa. Alasannya memang kuat, semua wilayah Jawa Barat, terutama daerah selatan, rawan
longsor karena berupa perbukitan.
Longsor di kawasan itu seolah menutup cerita manis keelokan Kampung Cimeri.(eld/rek)
Contoh Berita Mengandung 5W & 1H
CONTOH BERITA YANG MENGANDUNG UNSUR 5W + 1H
Gudang PT Armalindo di Muara Baru Terbakar
JAKARTA, KOMPAS.com Kebakaran terjadi pada gudang PT Armalindo di Muara
Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, milik seorang pengusaha Sugito Wahid, Selasa
(18/12/2012).
Kebakaran di gudang itu lebih didominasi oleh kepulan asap, dan diduga disebabkan oleh
korsleting pada panel listrik di gudang itu. Sebelumnya, pada Selasa pagi, Indomaret di
Jalan Pusdiklat Depnaker, Kampung Makassar, Jakarta Timur, juga terbakar dengan
mengepulkan asap cukup banyak.
Lima unit mobil pemadam kebakaran diluncurkan ke gudang di kawasan Muara Baru itu.
Namun, setelah diperiksa, kata Alwi, seorang petugas piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran
Jakarta Utara tak menemukan titik api, tetapi hanya menemukan kepulan asap dari panel
listrik.
"Kebakaran di panel listrik itu bisa langsung ditangani. Kerugiannya ditaksir hanya sekitar
Rp 1 juta berupa kerusakan pada panel listrik," kata Alwi.
Menurut pejabat fungsional Distribusi PLN Jakarta-Tangerang, Riza Indriawan, kepulan asap
yang muncul dari panel listrik itu umumnya disebabkan penggunaan kabel listrik yang
standar. Dari beberapa kasus, itu biasanya disebabkan penggunaan kabel listrik yang tak
sebanding dengan arus listrik yang mengalir.
"Biasanya yang dipakai itu kabel kecil, tetapi ampere-nya besar. Karena tak sebanding, kabel
ini tak kuat dan memanas sehingga bisa jadi meleleh dan berasap," ujarnya.
Riza mengungkapkan sangat penting memerhatikan ukuran kabel yang akan digunakan dalam
instalasi panel listrik. Pasalnya, kabel itu akan ditanam di dalam tembok bangunan sehingga
tak mudah untuk mengawasinya.
Oleh karena itu, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran pada panel listrik, warga
sebaiknya menggunakan kabel standar PLN yang berlabel SPLN atau SNI.
"Ukuran kabel juga diperhatikan. Jangan sampai pakai ukuran kabel yang kecil, sementara
ampere atau MCB-nya besar," katanya. Sementara itu, untuk pemeriksaan lebih lanjut,
Indomaret di Jalan Pusdiklat Depnaker dikelilingi pita garis polisi.
Komisaris Didi Hariyadi dari Humas Polres Jakarta Timur mengatakan, tim Pusat
Laboratorium Forensik Polda Metro Jaya akan memeriksa secara pasti penyebab kebakaran
di toko waralaba tersebut. "Jadi toko itu belum bisa dioperasikan kembali," ucapnya.
5W +1H
What (Apa): Apa peristiwa yang terjadi?
When (Kapan): Kapan peristiwa itu terjadi?
Where (Dimana): Dimana peristiwa itu terjadi?
Who (Siapa): Siapa korban dalam peristiwa itu?
Why (Mengapa): Mengapa peristiwa itu bisa terjadi?
How (Bagaimana): Bagaimana antisipasi agar peristiwa itu tidak terjadi lagi?
Contoh berita yang mengandung 5w & 1h
JAKARTA, KOMPAS.com — Mayoritas kebakaran yang terjadi di wilayah Jakarta Utara
dipicu oleh hubungan pendek arus listrik. Razia jaringan rutin digelar, tetapi kasus
kebakaran terus berulang.
Selain menyiapkan perangkat pemadam, warga juga diimbau mengecek kondisi
kabel dan sambungan listrik secara rutin dan menggantinya jika dinilai perlu.
Berdasarkan data Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara, hingga Rabu
(27/3/2013), sedikitnya 18 kasus kebakaran terjadi sejak awal Januari 2013.
Kebakaran mengakibatkan 38 keluarga kehilangan tempat tinggal dan kerugian
hingga Rp 24 miliar.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara Nurdin Silalahi
mengatakan, seperti kasus-kasus yang terjadi tahun lalu, kebakaran yang terjadi
belakangan lebih sering dipicu oleh hubungan pendek arus listrik.
Oleh karena itu, selain razia rutin oleh petugas PLN, warga diimbau memperhatikan
kondisi kabel dan sambungan.
Sepanjang tahun 2012 terjadi 186 kasus kebakaran di wilayah Jakarta Utara.
Akibatnya, 2.197 keluarga yang terdiri dari 6.917 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Kebakaran juga mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan 12 orang luka-
luka. Kebakaran juga menimbulkan kerugian hingga Rp 36,4 miliar.
"Mayoritas di antaranya dipicu oleh hubungan pendek," kata Nurdin. Pemerintah DKI
Jakarta, lanjut Nurdin, akan membagikan 1.000 unit pemadam
kebakaran
portable
untuk setiap kecamatan tahun ini. Di enam kecamatan di Jakarta
Utara, alat telah siap dibagikan.
Sumber:
http://megapolitan.kompas.com/read/2013/03/27/12303699/Mayoritas.Keb
akaran.karena.Hubungan.Pendek.Arus.Listrik?
utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
5W +1H
What (Apa): Apa peristiwa yang terjadi?
Peristiwa yang menjadi berita adalah kebakaran
When (Kapan): Kapan peristiwa itu terjadi?
Peristiwa tersebut terjadi (27/3/2013)
Where (Dimana): Dimana peristiwa itu terjadi?
Tempat terjadinya peristiwa Jakarta Utara
Who (Siapa): Siapa korban dalam peristiwa itu?
Yang menjadi korban adalah warga sekitar
Why (Mengapa): Mengapa peristiwa itu bisa terjadi?
Penyebabnya adalah karena adanya hubungan pendek arus listrik
How (Bagaimana): Bagaimana antisipasi agar peristiwa itu tidak
terjadi lagi?
Selain menyiapkan perangkat pemadam, warga juga diimbau mengecek kondisi
kabel dan sambungan listrik secara rutin dan menggantinya jika dinilai perlu.
Contoh berita 5w 1h : Pohon Tumbang Tutup Jalur Bus Way
Pada Hari Rabu, 12 Maret 2008, hujan deras yang disertai angin kencang telah
menumbangkan sebuah pohon yang cukup besar di depan sekolah Al-Azhar. Pohon besar
tersebut tepatnya telah menutup jalur busway yang berada di Jl. Sisingamangaraja,
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sehingga bus transjakarta dari arah CSW menuju Bundaran
Senayan terpaksa melewati jalanan umum.
Menurut warga di sekitar kejadian, pohon itu tumbang pada pukul 15.10 WIB (sore hari) dan
membuat jalanan reguler yang awalnya sudah macet total akibat hujan deras bertambah ramai
oleh bus transjakarta.
Ironisnya, dinas pertamanan yang bertanggung jawab atas pohon tumbang tersebut belum
juga tiba di lokasi setelah waktu yang cukup lama, sehingga pohon yang cukup besar tersebut
masih berada di tempatnya dan belum juga dipindahkan.
Walaupun sudah ada tiga petugas TMC (Traffic Management Centre), tetap saja jalanan yang
ramai oleh kendaraan-kendaraan yang saling berebut tidak dapat ditertibkan. Tapi untungnya,
tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.
What : Pohon Tumbang Menutup Jalur Busway
Who : warga, dinas pertamanan, petugas TMC
When : 12 Maret 2008
Where : Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Why : karena hujan deras yang disertai angin kencang
How : hujan deras yang disertai angin kencang telah menumbangkan sebuah pohon yang
cukup besar di depan sekolah Al-Azhar sehingga menutup jalur buswaysehingga bus
transjakarta dari arah CSW menuju Bundaran Senayan terpaksa melewati jalanan umum.
1. Contoh Berita Kecelakaan
Berikut ini adalah sebuah contoh berita kecelakaan yang berjudul "5 Mobil
Tabrakan Beruntun di Tol Bekasi Barat". Berita ini bersumber dari situs Yahoo
News yang dipublikasikan pada 26 Desember 2012.
Sedikitnya 5 mobil terlibat dalam tabrakan beruntun di Tol Bekasi Barat arah ke
Jakarta, Rabu (26/12/2012) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Satu mobil pun ringsek
akibat tertabrak kendaraan di belakangnya.
"Sekitar 15 menit yang lalu tabrakan beruntun di tol Bekasi Barat. satu mobil
yang paling depan, sepertinya Vios, ringsek parah ditabrak Avanza," ungkap
saksi mata di lokasi kejadian, Aldino.
Meski begitu, tabrakan beruntun tersebut tidak memakan korban jiwa. Lalu lintas
pun lancar tidak terjadi kemacetan panjang.
"Polisi sudah banyak di lokasi," imbuh Aldi.
2. Contoh Berita Kriminal
Contoh berita yang kedua ini merupakan sebuah contoh berita kriminal yang
berjudul "Polisi Bekuk Pelaku Perampokan Mobil di Sumut". Berita ini sendiri
bersumber dari situs Okezone yang dipublikasikan pada 28 September 2012
yang lalu.
Kepolisian Sektor Pancur Batu menangkap dua dari empat pelaku perampasan
mobil di kawasan lokalisasi, Bandar Baru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera
Utara.
Kapolsek Pancur Baru Kompol Darwin Sitepu mengatakan, penangkapan berawal
dari laporan korban ke kantor polisi karena mengetahui mobilnya dilarikan para
pelaku. Setelah itu korban dan tim dari kepolisian langsung turun dan
menangkap dua pelaku sedangkan dua lagi melarikan diri, namun identitasnya
sudah diketahui.
Dia menjelaskan, kedua tersangka yang ditangkap yaitu Susanto Suton alias
Tono (38) dan Riko (36) sedangkan dua tersangka lagi D (35) dan D (46) berhasil
melarikan diri. "Keduanya ditangkap saat akan melarikan mobil korban,"
katanya.
Modus yang digunakan pelaku untuk merampas mobil dan truk milik korban Roni
Humbanggaol (33), warga Desa Stanmal Sumupagata, Sidikalang dan Jhonson
(40), warga Laucin, Medan Tuntungan dengan cara membius para korbannya
pada saat berada di penginapan lokalisasi, Bungalow Ananda, Berastagi.
Saat dilakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka, Susanto mengaku
kelompoknya biasa merampas mobil jenis Toyota Avanza dan kemudian
menjualnya di kawasan AH Nasution, Medan Johor dengan harga Rp18 juta.
Menurut Susanto, aksi perampasan dengan obat bius sudah sering dilakukan dan
hingga saat ini sudah puluhan mobil berhasil di rampas dari pemiliknya. "Kami
biasa menjual untuk jenis Avanza dengan harga 18 juta sedangkan truk Colt
Diesel Rp120 juta," akunya.
Data yang dikumpulkan Okezone, peristiwa berawal pada saat ke empat pelaku
bertemu dengan korban Roni dan Jhonson di Sidikalang, Kabupaten Humbang
Hasundutan dengan tujuan ingin menyewa mobil untuk mengangkat barang-
barang yang ada di Medan dan meminta mereka (korban) untuk menjemputnya.