Bahan Ajar Analisis Proyek Pertanian Analisis Finansial Dan Ekonomi

Document Details:
  • Uploaded: June, 14th 2015
  • Views: 233 Times
  • Downloads: 1 Times
  • Total Pages: 8 Pages
  • File Format: .pdf
  • File size: 709.64 KB
  • Uploader: amanda
  • Category: Miscellaneous
 add to bookmark | report abuse
55
BAB VIII
ANALISIS FINANSIAL DAN EKONOMI
Pertemuan ke
Tujuan Ajar/
Keluaran/
Indikator
Topik
(pokok, sub pokok
bahasan, alokasi
waktu)
Media Ajar
Metode
Evaluasi dan
Penilaian
xx
Metode Ajar
(STAR)
xxi
Aktivitas
Mahasiswa
Aktivitas
Dosen/
Nama
Pengajar
Sumber
Ajar
Teks
Audio/Video
Soal-tugas
Web
xxii
13
Dapat menjelaskan
unsur-unsur yang
membedakan analisis
finansial dan analisis
ekonomi
1. Analisis Finansial dan
Analisis Ekonomi
Kuis:
Analisis Finasial
dan Analisis
Ekonomi
Mahasiswa
berkelompok
dan berdiskusi
(1) Baca
bahan ajar
dan bahan
bacaan
penunjang
(2) Mengerja
kan kuis
(3)
Berpartisipasi
dalam diskusi
kelas
Memandu
diskusi dan
menjelaskan
di depan
kelas.
Pengajar: Dr.
Ir. Any
Suryantini,
MM
Pustaka:
1. Studi
Kelayakan
Bisnis
(Umar, H.)
2. Studi
Kelayakan
Proyek
(Husnan &
Suwarsono)
3. Evaluasi
Proyek
(Prawiroharjo)
14
Dapat menjelaskan:
(1) Benefit proyek
(2) Biaya proyek
(3) Umur proyek
(4) Analisis Sensitivitas
1. Benefit Proyek
2. Biaya Proyek
3. Umur Proyek
4. Analisis Sensitivitas
Tugas:
Perhitungan
Analisis
Sensitivitas
Mahasiswa
berkelompok
dan berdiskusi
(1) Baca
bahan ajar
dan bahan
bacaan
penunjang
(2) Mengerja
kan tugas
(3)
Berpartisipasi
dalam diskusi
kelas
Memandu
diskusi dan
menjelaskan
di depan
kelas.
Pengajar: Dr.
Ir. Any
Suryantini,
MM
Pustaka:
1. Studi
Kelayakan
Bisnis
(Umar, H.)
2. Studi
Kelayakan
Proyek
(Husnan &
Suwarsono)
3. Evaluasi
Proyek
(Prawiroharjo)
56
BAB VIII
ANALISIS FINANSIAL DAN EKONOMI
A. PENDAHULUAN
Deskripsi Singkat :
Ada 2 macam analisis proyek yaitu analisis finansial dan analisis ekonomi.
Analisis finansial proyek dilihat dari sudut badan atau orang yang menanamkan
modalnya dalam proyek atau yang berkepentingan langsung dalam proyek. Analisis
ekonomi proyek dilihat dari sudut perekonomian secara keseluruhan. Bab ini akan
menjelaskan keduanya dalam hubungannya dengan manfaat (benefit) dan biaya proyek.
Learning Outcomes :
Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa akan memahami :
a. Unsur-Unsur Yang Membedakan
b. Benefit Proyek
c. Biaya Proyek
d. Umur Proyek
e. Analisis Sensitivitas
B. PENYAJIAN
Proyek adalah:
- Keseluruhan kegiatan yang menggunakan sumber sumber untuk memperoleh
manfaat (benefit).
- Kegiatan dengan pengeluaran biaya dengan harapan memperoleh hasil pada waktu
yang akan datang, dan dapat direncanakan, dibiayai, dan dilaksanakan sebagai satu
unit.
- Mempunyai titik tolak dan tujuan serta dapat diukur hasilnya.
Beberapa aspek analisa proyek :
1. Aspek Teknis
2. Aspek Managerial dan Administratif
3. Aspek Organisasi
4. Aspek Komersial
5. Aspek Finansial
6. Aspek Ekonomi
Perbedaan Analisa Finansial dan Analisa Ekonomi
1. Harga
Analisa ekonomi memakai harga bayangan (shadow prices atau accounting prices),
sedangkan analisa finansial memakai harga pasar.
57
2. Biaya
Dalam analisa ekonomi, biaya bagi input proyek adalah manfaat yang hilang bagi
perekonomian.
3. Pembayaran Transfer
a. Pajak
b. Subsidi
c. Bunga
Biaya yang tidak dianggap sebagai biaya dalam perhitungan manfaat biaya ekonomi,
adalah :
- Sunk Cost
- Penyusutan
- Pelunasan hutang beserta bunganya
Dihitung sebagai biaya jika :
a. pada waktu diadakan investasi
b. pada waktu pelunasan pinjaman dan bunganya
- Studi teknis dan studi kelayakan
Disamping biaya biaya tersebut, ada yang tidak termasuk biaya secara finansial
namun diperhitungkan sebagai “opportunity cost” dalam biaya ekonomi.
1. Tanah
Tanah dipakai dalam proyek. “Opportunity cost” tanah dapat berupa :
a. Nilai neto produksi yang hilang
b. Nilai sewa tanah
c. Estimasi langsung kemampuan tanah untuk berproduksi
2. Tenaga Kerja
Dibedakan tenaga kerja terlatih (skilled labor) dan tenaga kerja tidak terlatih
(unskilled labor).
Biasa dinilai dengan tingkat upah bayangan (shadow wage rate) adalah tenaga kerja
tidak terlatih.
Pertambahan satu tenaga kerja tidak menyebabkan pertambahan produk. Artinya
tenaga tambahan mempunyai nilai produk marginal sebesar nol. Artinya
“opportunity cost” tenaga tersebut adalah nol.
3. Biaya Peralatan dan bahan-bahan untuk Konstruksi
Adakah barang yang diperdagangkan ?
Apakah ada nilai “Salvage” atau nilai sisa pada akhir umur proyek ?
Dua hal yang mempengaruhi nilai proyek :
a. Periode Analisa Pendek
b. Nilai capital item sangat besar dibandingkan dengan arus manfaat.
58
4. Bunga Selama Konstruksi
Bunga ini tidak dihitung sebagai biaya ekonomik, tetapi jika biaya investasi
diperhitungkan pada waktu pelunasan pinjaman dan bunganya maka perlu
diperhitungkan dalam biaya ekonomik.
5. Biaya Operasional & Pemeliharaan (O&P)
Adalah Biaya sesudah masa konstruksi ada biaya turunan untuk keperluan rutin
selama umur ekonomi proyek.
6. Biaya Pengganti (Replacement Cost)
Banyak Proyek memerlukan investasi dengan panjang umur berbeda, ada bagian-
bagian yang perlu diganti untuk itu dan dinamakan biaya pengganti.
7. Biaya tak terduga
Yaitu biaya yang dikeluarkan untuk kemungkinan terdapat kesalahan dalam
penghitungan.
8. Biaya Intagible
Biaya yang tidak dapat dinyatakan dengan jelas.
Contoh ; pengotoran udara, pengotoran air, bising, dll.
Manfaat Proyek :
1. Manfaat Langsung
a) Kenaikan dalam hasil / Output
- Kenaikan Produk fisik
- Perbaikan mutu produk (Quality Improvement)
- Perubahan dalam lokasi dan waktu penjadwalan
- Perubahan dalam bentuk (Grading & Processing)
b) Penurunan biaya dapat berupa :
- Keuntungan dari mekanisasi
- Penurunan biaya pengangkutan
- Penurunan atau penghindaran kerugian
2. Manfaat Tidak Langsung
a. Manfaat yang disebabkan oleh adanya proyek yang disebut efek multiplier
b. Manfaat yang disebabkan oleh adanya keunggulan skala besar
c. Manfaat yang ditimbulkan oleh adanya pengaruh sekunder dinamik.
59
3. Manfaat yang tidak dapat dinyatakan dengan jelas (Intagible benefits)
Contoh : perbaikan lingkungan hidup, perbaikan distribusi pendapatan, integrasi
nasional
Inflasi
Kalau terjadi inflasi, biasanya kenaikan harga / manfaat proyek lebih cepat daripada
kenaikan harga input / biayanya sehingga inflasi menyebabkan manfaat neto proyek
kelihatan makin besar jika diukur atas dasar harga berlaku.
Istilah Dalam Analisis Proyek
1. Nilai Tambah (Value Added)
Nilai tambah adalah nilai produksi dikurangi input antara (intermediate inputs). Nilai
tambah dapat diukur pada harga faktor produksi atau harga pasar dan dapat dinyatakan
dalam gross atau net tergantung pada biaya penyusutan dimasukkan atau dikeluarkan
dari biaya.
2. Proyek (Project)
Proyek dapat didifinisikan sebagai sekumpulan aktivitas yang saling terkait dan secara
terpisah aktivitas-aktivitas tersebut dapat direncanakan, dianalisis, dimplementasikan,
dan dioperasikan.
3. Keuntungan (Profitability)
Keuntungan adalah kelebihan penerimaan (revenue) atas biaya (costs). Keuntungan
merupakan indikator yang dapat digunakan untuk menetapkan pernerimaan finansial
dan ekonomi dari suatu proyek.
4. Kelayakan (Feasibility)
Istilah digunakan untuk menentukan jastifikasi dan manfaat dari suatu aktivitas. Istilah
feasibility study digunakan untuk jastifikasi semua aspek proyek yaitu teknis, finansial,
ekonomi, komersial, organisasi, dan manajemen.
5. Penerimaan Proyek (Project Revenue)
Aliran uang yang berasal dari penjualan barang dan jasa yang dihasilkan proyek yang
diperkirakan akan masuk selama periode waktu tertentu.
6. Biaya Primer (Primary Cost)
Displaying 5 of 8 pages, to read the full document please DOWNLOAD.
Tags: