Tugas Mekanika Tanah Pengujian Tanah Di Lapangan Menggunakan Sondir

Document Details:
  • Uploaded: June, 12th 2015
  • Views: 336 Times
  • Downloads: 0 Times
  • Total Pages: 32 Pages
  • File Format: .docx
  • File size: 2,039.39 KB
  • Uploader: Unknown
  • Category: Miscellaneous
 add to bookmark | report abuse
Tugas Mekanika Tanah - Pengujian Tanah di Lapangan Menggunakan Sondir
Penyelidikan tanah dibutuhkan untuk keperluan desain pondasi TL. Yang sering
digunakan adalah dengan metode sondir. Mengingat bahwa umumnya rute jalur
transmisi sangat panjang dan lokasinya seperti persawahan dan perbukitan dan
jauh dari jalan yang bisa diakses dengan kendaraan roda empat, , untuk
gampangnya dipakai mesin sondir ringan, yaitu dengan kapasitas sondir 2.5 ton.
Dan alat sondir ini mudah diangkut dengan kendaraan kecil (pick up) dengan bak
terbuka dan dibawa ke lokasi penyondiran dengan tenaga manusia. Tim sondir
biasanya terdiri dari 5 orang.
Standar umum yang digunakan dalam penyelidikan tanah ini adalah :
ASTM D3441 05 Standard Test Method for Mechanical Cone Penetration Tests
of Soil
SNI 2827:2008 Cara uji penetrasi lapangan dengan alat sondir
Penyondiran dilakukan secara manual (mechanic hydraulic) pada titik tempat
dimana pondasi akan dibangun. Untuk kepentingan penyelidikan tanah ,
penyondiran dilakukan pada setiap titik di areal tapak tower (tower area) biasanya
1 lokasi dititik pusat(tengah)nya. Jika tiang transmisi menggunakan tower, ada 4
kaki (leg) dan tiap leg akan dibuat pondasi, maka dilakukan sondir pada tiap
tengah kaki-kaki tower tersebut atau di titik pusat telapak (foot) pondasi tersebut,
demi keakuratan dalam proses desainnya.
Jumlah dan lokasi titik yang disondir tidak ada aturan pasti, yang jelas pada tiap
lokasi tower atau pole, minimal diambil satu hasil penyelidikan sondir. Urusan
beginian diserahkan kepada Geotechnic Engineer berdasarkan Engineering
Judgement yang dimilikinya. Filosofi dalam hasil investigasi adalah tiap titik
lokasi penyelidikan selalu berbeda daya dukungnya. Dari pengalaman kami
kecepatan progress pelaksanaan sondir di TL (transmission line) adalah 2-4 lokasi
tower perhari dengan 1 titik per lokasi tower.
Alat sondir memiliki alat ukur 2 buah manometer, dengan skala berbeda dan
ukuran diameter manometer itu juga berbeda. Manometer berguna mengukur gaya
tekan, skala satuannya bermacam-macam (seperti kg atau ton, atau kg/cm2 ).
Untuk sondir ringan manometer yang dipakai adalah untuk ukuran 0-50 kg/cm2
dan 0-250 kg/cm2. Manometer yang dipakai selalu dikalibrasi dan bersertifikasi
sebelum dipergunakan. Secara reguler manometer dikalibrasi (kami
melakukannya per semester atau sebelum dipergunakan secara efektif di proyek
TL, sedangkan SNI mensyaratkan minimal 1 kali dalam periode 3 tahun).
Batang sondir (rod) dipergunakan untuk menyondir secara vertikal hingga
kedalaman tanah 25 m dari permukaan tanah, atau kira2 ada 25 batang yang lurus
(vertically) ( panjang 1 btg = 1 m) yang lurus. Umumnya dari supplier jumlah
batang hanya disediakan 20 buah saja, perlu diorder kembali untuk keperluan
pengukuran yang lebih dalam dan cadangan sewaktu-waktu hilang atau
rusak/bengkok. Dan tipe konus (cone) yang selalu dipakai adalah hanya dual-cone
atau bikonus (lihat gambar). Untuk pelumas alat sondir perlu diperhatikan bahwa
oli yang dipakai adalah dengan tingkat kekentalan (vikositas) khusus, yaitu SAE-
10, dan jarang didapatkan disekitar lokasi, maka perlu disediakan dengan jumlah
yang cukup selama perawatan dan pemakaian.
…..
Satu hal yang sering terjadi, dimana pengguna (end user) jarang memperhatikan
bahwa ukuran konus tidak sesuai dengan standar baik ASTM ataupun SNI
dikarenakan fabrikator alat yang tidak konsisten. Bila ukuran konus tidak sesuai
maka dalam perhitungan sondir akan dibuat angka koreksi konus, atau dikenal
dengan sebutan koreksi alat. Bila deviasi dimensi konus ini sangat besar dari
persyaratan standar, maka konus tidak boleh digunakan!!! Bila digunakan jumlah
yang banyak dari perlatan sondir maka tiap konus diberikan nomor pengenalnya
atau ID (identifikasi), agar perhitungan sondir sesuai dengan pendataan.
Dalam pelaksanaan sondir pada proyek TL sesuai spesifikasi (technical
requirement), kedalaman penyelidikan dibatasi maksimum 25 m atau konus telah
mencapai 20o kg/cm2 (penekanan sebanyak 3 x berturut-turut) atau yg umum
kami gunakan dibatasi sampai angka 150 kg/cm2 atau mencapai kedalaman 20
meter, tergantung mana dulu yang tercapai apakah gaya tekan konus atau
kedalaman maksimumnya.
Dalam prakteknya, bila lapisan tanah tidak dapat ditembus pada kedalaman yang
dangkal 1-3m, atau angka penetrasi konus maksimum tercapai, dan bila
diasumsikan menyentuh lapisan batuan/ bongkahan batu, maka dilakukan
penyondiran ulang dititik lain didekatnya sekitar 2m lebih dari titik sebelumnya.
Penyelidikan sondir harus dilakukan dilokasi pembuatan pondasi tower/pole.
Karena SATU kali penyondiran untuk mewakili beberapa lokasi tower haram
Displaying 5 of 32 pages, to read the full document please DOWNLOAD.