Proposal Riset Strategi Political Marketing Partai Nasional Demokrat Dalam Menghadapi Pemilu 2014 Di Provinsi Aceh

Document Details:
  • Uploaded: May, 2nd 2015
  • Views: 239 Times
  • Downloads: 0 Times
  • Total Pages: 17 Pages
  • File Format: .docx
  • File size: 439.36 KB
  • Uploader: amanda
  • Category: Miscellaneous
 add to bookmark | report abuse
Proposal Riset-Strategi Political Marketing Partai Nasional
Demokrat dalam Menghadapi Pemilu 2014 di Provinsi Aceh
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Pemilihan umum sebagai ajang pesta demokrasi di suatu negara merupakan fase
perpolitikan yang sangat penting yang harus dilewati, terlebih bagi negara yang gencar
mengklaim bahwa mereka memiliki iklim demokrasi yang baik. Di Indonesia, iklim
demokrasi berkenaan dengan pemilu akhir-akhir ini mulai menggelora dikarenakan
pelaksanaan pemilu semakin dekat.
Pemilihan umum ini sendiri menjadi ajang bagi setiap partai politik untunk “show off
demi mendapatkan respon masyarakat. Mulai dari melempar isu-isu penting berkenaan
dengan negara dan masyarakat, serta pada nantinya bertindak menjadi protagonist yang
memberikan solusi atas isu-isu yang telah berkembang tersebut. Gencar
mempublikasikan tentang partai politiknya mulai dari hal yang cukup mendasar tapi berat
seperti asas, tujuan serta ideology partai memperhatikan cara-cara yang lebih menyentuh
masyarakat, seperti penayangan iklan tentang aktivitas partai dalam kegiatan
bermasyarakat, sampai dengan mematikan lawan politiknya yaitu partai politik yang lain
dengan memberikan kabar-kabar yang memojokkan suatu partai sehuingga diharapkan
dapat mempengaruhi pemilih nantinya. Pemilihan calon anggota legislative melalui
pemilihan umum secara langsung mau tak mau memaksa para calon untuk turut ikut serta
mempromosikan dirinya sembari berkampanye untuk partai, tak jarang para calon
legislative merogoh uang yang tidak kecil pada saat masa kampanye.
Situasi yang panas menjelang pesta demokrasi ini akhirnya turut memancing respon
dari sebuah partai politik peserta pemilu 2014, Nasional Demokrat (NASDEM). Partai
Nasional Demokrat sebagai partai “gurem” dikarenakan baru terbentuk dan baru akan
mengikuti pemilihan umum pertamanya pada 2014 nanti memiliki keinginan yang sangat
kuat untuk merebut hati para pemilih di Indonesia. Hasil maksimal menjadi target utama
mereka demi turut serta dalam proses perpolitikan di Indonesia serta demi menjaga
keeksistensian mereka pada pemilu selanjutnya. Partai yang merupakan turunan dari
organisasi massa Nasional Demokrat tersebut digawangi oleh beberapa tokoh yang cukup
punya nama di Indonesia dengan salah satunya sang pendiri, Surya Paloh, politikus
sekaligus pemilik salah satu media yang cukup berpengaruh di Indonesia yang
belakangan diangkat menjadi ketua umum partai. Partai Nasional Demokrat menjadi
salah satu penantang kuat para barisan parta-partai lawas yang sudah punya basis
dukungan massa yang kuat seperti Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
(PDIP).
Sebagai partai baru dan mempunyai niat yang sama untuk memenangi pemilihan
umum, nasional democrat menargetka hasil akhir yang maksimal,berbagai target suara
dipatok di daerah-daerah, tak terkecuali di provinsi Aceh. Aceh sangat diharapkan dapat
menjadi salah satu basis suara yang besar bagi Partai Nasdem. Hal yang cukup wajar
ditargetkan karena nasdem mempunyai perwakilan partai disana dan penjaringan kader
nasdem di Aceh juga menarik minat banyak masyarakat sehingga memilih bergabung
dengan partai Nasdem sebagai kendaraan berpolitiknya. Partai Nasdem sebagai partai
baru gencar melakukan berbagai promosi di Aceh dengan tujuan memberi informasi
kepada masyarakat bahwa dengan membawa semangat “restorasi” nasdem dapat
berkembang menjadi salah satu partai yang besar dan mengakomodir aspirasi masyarakat
di Aceh. Political marketing yang jitu setidaknya dapat mewujudkan target mereka.
Penelitian ini memfokukskan pada aspek strategi komunikasi politik serta kampanye
Partai Nasional Demokrat provinsi Aceh dalam menghadapi pemilu 2014 mendatang.
Bagaimana cara dari Partai nasdem Aceh mengatur kegiatan kampanye politik mereka,
menggaet suara dari berbagai lapisan masyarakat mulai yang muda sampai tua dengan
membuat lembaga-lembaga internal yang merepresentasi kaum buruh, pemuda serta
wanita, sistem perekrutan kader dan calon legislative yang akan mewakili partai, serta
strategi dalam menantang partai politik lokal yang ternyata cukup mampu meraih simpati
rakyat Aceh sejak pemilu 2009 lalu, dimana Partai Aceh berhasil keluar sebagai
pemenang pemilu 2009 mengalahkan partai nasional semacam Demokrat, Golkar dan
PKS, yang sebelumnya terkenal punya basis massa yang kuat di Aceh. Partai Aceh secara
mengejutkan mampu meraih 46,91 persen suara di provinsi Aceh. Meskipun tidak
menempatkan wakilnya di kursi legislative pusat, namun dengan kemenangan Partai
Aceh yang mencapai lebih dari lima puluh persen total suara membuat kader mereka
banyak duduk di kursi legislative daerah sehingga berdampak cukup jelas dalam proses
pengambilan kebijakan di Aceh beberapa tahun belakangan ini. Ditambah lagi dengan
menangnya pasangan gubernur dan wakil gubernur yang mereka usung membuat
keksistensian Partai Aceh sebagai salah satu partai lokal menjadi cukup kuat dan
disegani.
Sebuah hal unik dan tidak mudah bagi partai nasional yang baru seperti Nasdem
untuk merebut hati rakyat Aceh. keberadaan partai lokal pasca terbitnya Undang-Undang
Pemerintahan Aceh membuat Aceh tidak sama seperti daerah lain di Indonesia dimana
Aceh memiliki iklim politik lokal yang cukup “panas” setelah timbulnya partai-partai
lokal tersebut. Kesamaan akan identitas antara partai-partai lokal dengan masyarakat
Aceh pada umumnya menjadi kekuatan tersendiri bagi partai-partai lokal di Aceh untuk
merebut simpati rakyat Aceh. slogan salah satu partai lokal (Partai Aceh) yaitu
“Meunjoe kon Ie, Leuhob. Meujoe kon Partai Aceh, Gob” yang berarti “kalau bukan
Partai Aceh,siapa lagi”, menjadi salah satu political marketing yang cukup mengena di
hati rakyat Aceh disamping menggunakan bahasa daerah, kata-kata di slogan itu juga
menberikan sinyal kepada rakyat Aceh bahwa orang Aceh sendiri lah yang berhak dan
harus memimpin Aceh kedepannya. Semangat identitas yang sama menjadi andalan kuat.
Partai Nasional Demokrat sebagai partai yang bertaraf nasional dan pemain baru dalam
kancah politik di Indonesia tentu menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam
menarik simpati masyarakat Aceh. terlebih dengan pengaruh dari partai nasional lain
yang tertanam sejak lama di Aceh dan memiliki suara yang besar, seperti partai
Demokrat,PPP dan Golkar. Partai Nasdem bagian Aceh sebagai representasi nasdem
pusat diwajibkan melancarkan aksi dan strategi kampanye yang lebih kreatif dan menjual
jika ingin membalikkan fakta yang selama ini terjadi. Aplikasi pemasaran dalam
kampanye dengan menyebarkan informasi tentang partai, kandidat, serta dan program
yang dilakukan oleh aktor tertentu yang ditujukan kepada sasaran tertentu dengan tujuan
mengubah wawasan, sikap, dan perilaku pemilih sesuai dengan keinginan pemberi
informasi ( Changara,2009) menjadi political marketing yang digunakan oleh Partai
Nasdem untuk merubah arus pemilih di Aceh dari kecenderungan memilih partai lokal,
menjadi pemilih partai nasional, yaitu Nasional Demokrat.
1.2. Rumusan Masalah
Pemilu yang diadakan di Indonesia setiap lima tahun sekali dan sistem pemilu
yang terus berkembang, mulai dari anggota legislative yang ditentukan oleh partai sampai
dengan anggota legislative yang langsung dipilih oleh rakyat membuat sistem political
marketing tiap-tiap partai menjadi berubah. Partai-partai berpikir tentang bagaimana cara
yang ampuh untuk menggaet suara sebanyak mungkin dan untuk itu perlu strategi
kampanye serta pendalaman akan kondisi politik di suatu daerah yang menjadi sasaran
suara.
Bentuk-bentuk kampanye   
      

       










  !!  "##$   
 %&   '    
       
     (   
      
)
!        
      

"#!*+
1.3. Tujuan Penelitian
      
        
  
,-
 ./      

1.4. Manfaat Penelitian
/         
-0-
'
 . /
"#!*.
 
/
  '    1 
        
       
"#!*
    '   

     "#!* /  
Displaying 5 of 17 pages, to read the full document please DOWNLOAD.
Tags: