Manajemen Medis Gangguan Kardiovaskuler

Document Details:
  • Uploaded: May, 2nd 2015
  • Views: 139 Times
  • Downloads: 0 Times
  • Total Pages: 15 Pages
  • File Format: .pdf
  • File size: 1,364.26 KB
  • Uploader: amanda
  • Category: Miscellaneous
 add to bookmark | report abuse
UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS KEDOKTERAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta
Buku 2: RKPM
Rencana Kegiatan Pembelajaran Mingguan
Modul Pembelajaran Pertemuan ke-7
Modul Fungsi Kardiovaskuler
Semester 5/2 sks
Oleh
1.Martina Sinta K., S.Kep., Ns., M.N
2. Eri Yanuar Akhmad B.S., S.Kep., Ns.
3. Anita Kustanti., S.Kep., Ns.
4. Sri Setiyarini., S.Kp., M.Kes.
Didanai dengan dana BOPTN P3-UGM
Tahun Anggaran 2012
Desember 2012
Manajemen Medis Gangguan Kardiovaskuler
Tujuan Pembelajaran
1. Pengantar dan Konsep Manajemen Medis Gangguan Kardiovaskuler (berdasarkan patofisiologi jadi
seperti intervensi di pembuluh darahnya, intervensi di anatomi jantungnya dll)
2. Macam-macam Manajemen Medis Gangguan Kardiovaskuler (PTCA, Obat, Trombolitik,dll)
3. Indikasi dan kontraindikasi pada Manajemen Medis Gangguan Kardiovaskuler.
4. Peran Kolaborasi Perawat-Dokter dalam Manajemen Medis Gangguan Kardiovaskuler (health
education, rehabilitation, dll)
Anatomi : Fungsi :
Hemodinamik :
Cardio - vascular :
Cardiovaskular Diseases
1. Coronary heart disease / Ischaemic heart
disease
2. Hypertensive heart disease
3. Pulmonary heart disease
4. Congenital heart disease
5. Valvular heart disease
6. Inflamatory heart disease
7. Myocarditis, pericarditis
8. Heart Failure
9. Periferal arteri disease (PAD)
10. Aorta
11. Veno Tromboembolism (VTE)
Ischaemic heart disease
Definition : An imbalance between the supply of oxygen and the myocardial demand resulting in
myocardial ischaemia.
Angina pectoris
symptom not a disease
chest discomfort associated with abnormal myocardial function in the absence of myocardial necrosis
Supply
Atheroma, thrombosis, spasm, embolus
Demand
Anaemia, hypertension, high cardiac output (thyrotoxicosis, myocardial hypertrophy)
Gangguan pada sistem kardiovaskular, meliputi :
o gangguan secara anatomis pada jantung dan pemluluh darah
o Gangguan sistem kelistrikan jantung
Manifestations
Sudden death
Acute coronary syndrome - Myocardial
infarction
Stable angina pectoris
Heart failure
Arrhythmia
Asymptomatic
Pulmonary heart disease : gagal jantung
kanan
Inflamation heart disease : penyakit
jantung rematik
Coronary heart disease : iskemia pada
miokard = tidak seimbangnya supply o2 dan
demand (sudah nampak adanyan perubahan
pada miokard) berlanjut pada infark (sudah
terdapat kematian jaringan)
Penyebab terbesar pada gangguan KV adalah pembuluh darah koroner >> miokard
Angina (2) :
1. Acute coronary syndrome (infark miokard) adanya plaque adakn menyebabkan trombosis
(acute=unstable)
2. Stable angina pectoris
Different stages of atherosclerotic plaque development
Rupturenya plaque mencetuskan agregasi thrombosis membentuk trombus
Plaque disruption (plaque cracking, fissuring, rupture thrombosis start point)
QwMC = Q wave miokard infark
Acute Coronary Syndrome
Confirming the diagnosis
Typical chest pain
Electrocardiographic changes
ST elevation ST depresion
new LBBB (= ST elevasi)
T invension (= ST depresi)
Myocardial enzyme elevation (terjadi nekrosis miokard)
Creatine kinase (CK-MB)
Troponin (I & K)
Myglobin
Apabila terjadi gg jantung namun hasil EKG masih normal menunjukkan adanya gangguan pada arteri
namun miokard belum terganggu
Displaying 5 of 15 pages, to read the full document please DOWNLOAD.
Tags: