Monitoring Dan Evaluasi Pengelolaan Daeraii Aliran Sungai Dari Aspek Hidrologi

Document Details:
  • Uploaded: March, 28th 2015
  • Views: 250 Times
  • Downloads: 3 Times
  • Total Pages: 4 Pages
  • File Format: .pdf
  • File size: 250.37 KB
  • Uploader: amanda
  • Category: Miscellaneous
 add to bookmark | report abuse
Universitas Gadjah Mada
1
Pokok Bahasan VII
MONITORING DAN EVALUASI PENGELOLAAN DAERAII ALIRAN SUNGAI
DARI ASPEK HIDROLOGI
Deskripsi Singkat
Monitoring dan evaluasi P-DAS dari aspek hidrologi sangat penting peranannya
dalam P-DAS. Keberhasilan kegiatan P-DAS dapat dijelaskan dari aspek ini. Dapat
dikatakan kalau kondisi hidrologis suatu DAS baik maka berarti pula bahwa kondisi biofisik
DAS nya juga baik, begitu pula sebaliknya.
Dalam bab ini akan didiskusikan data hidrologi yang diperlukan dalam monitoring dan
evaluasi (Money). Analisis data Stasiun Pengamat Arus Sungai (SPAS). Beberapa contoh
pengaruh perubahan penutupan lahan terhadap aliran.
Relevansi Bab Ini Dengan Kegunaan Mahasiswa
Bab ini merupakan contoh aplikasi ilmu hidrologi dalam kegiatan P-DAS. Mahasiswa
akan semakin memahami bahwa ilmu hidrologi merupakan bagian penting dalam P-DAS.
Mahasiswa diharapkan nantinya dapat melakukan kegiatan ini dalam praktek.
Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami fungsi dan metode
hidrologis dalam monitoring dan evaluasi P-DAS.
Universitas Gadjah Mada
2
Materi Pokok Bahasan VII
Monitoring dan Evaluasi (Money) P-DAS dan aspek Hidrologi
Money dilakukan terhadap :
1. Input, yang biasanya berupa hujan.
2. Tambatan air yang berada pada danau, waduk, air bawah tanah dan genangan-
genangan air lainnya..
3. Keluaran: limpasan pada outlet dan evapotranspirasi
Aspek yang dimonitor dan dievaluasi meliputi aspek kuantitas dan kualitas.
Karena sifat data hidrologis yang selalu berubah dan waktu ke waktu, maka diperlukan
pemantauan sistematis dari waktu ke waktu. Untuk memantau limpasan (runoff) yang keluar
dan sub-DAS atau DAS maka biasanya di out-let sub-DAS atau DAS dibangun SPAS atau
Setasiun Pengamat Arus/Aliran Sungai.
Adapun tahapan monitoring dan evaluasi hidrologi DAS dapat dilihat dalam diagram
Gambar H1.
Analisis data SPAS:
Analisis data SPAS biasanya meliputi:
- Analisis limpasan (runoff) : kuantitas dan kualitas
- Analisis perubahan sifat-sifat limpasan : sifat hidrograf, hasil air, dan hasil sedimen
termasuk: koefisien runoff, debit maksimum - minimum dan kualitas air
- Analisis masukan - keluaran.
Pengaruh Penutupan Lahan Terhadap Kondisi Hidrologis DAS.
Kunkle (1976), mengatakan adanya pengaruh penutupan lahan/kondisi DAS hadap kondisi
aliran/ hidrologis DAS di Jepang sbb.:.
- bila debit aliran maksimum < 0.58 m
3
/detik/km
2
, debit musim kering > 0.022 m
3
/detik/km
2
,
debit aliran rata-rata > 0.048 m
3
/detik/km
2
, rasio debit aliran maksimum dan debit musim
kering 26 : sangat baik.
- bila debit aliran maksimum > 1.5 m
3
/detik/km
2
, debit musim kenng <0.0 15 m
3
/detik/km
2
,
debit aliran rata-rata <0.035 m
3
/detik/km
2
, rasio debit aliran maksimum dan debit musim
kering 100: jelek.
Universitas Gadjah Mada
3
Universitas Gadjah Mada
4
Latihan Soal-Soal
1. Apakah yang saudara ketahui tentang monitoring dan evaluasi P-DAS dari aspek
Hidrologi.
2. Parameter-parameter apa saja yang dapat digunakan untuk menjelaskan kondisi
hidrologis suatu DAS. Jelaskan.
Referensi
Brooks, K.N., P.F. Ffolliott, H.M. Gregersen, dan J.L. Thames, 1992. Hydrology and the
Management of Watersheds. Iowa State University Press, Ames, Iowa, USA.
Suyono. 1996. Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dalam Konteks Hidrologi Dan Kaitannya
Dengan Pembangunan Berkelanjutan: Pidato Pengukuhan Jabatan Lektor
Kepala Madya pada Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta,
Indonesia.