Ekonomi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai

Document Details:
  • Uploaded: March, 7th 2015
  • Views: 232 Times
  • Downloads: 2 Times
  • Total Pages: 29 Pages
  • File Format: .pdf
  • File size: 3,125.62 KB
  • Uploader: amanda
  • Category: Miscellaneous
 add to bookmark | report abuse
Universitas Gadjah Mada
1
Pokok Bahasan VI
EKONOMI PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI
Deskripsi Singkat
Dalam Bab Perencanaan P-DAS, telah diuraikan bahwa ada tahapan dalam
perencanaan yang tujuannya adalah mengevaluasi alternatif-alternatif kegiatan/proyek untuk
merangking proyek. Salab satu bentuk evaluasi tersebut adalah evaluasi ekonomi,
Dalam bab ini akan didiskusikan antara lain: (1) kegunaan analisis finansial dan
analisis ekonomi dalam P-DAS, (2) perbedaan antara analisis finansial dan analisis ekonorni
dalam P-DAS, (3) identifikasi Input dan Output kegiatan / proyek P-DAS, (4) menilai Input
dan Output P-DAS, (5) mernbandingkan Costs dan Benefits suatu Proyek P-DAS.
Relevansi Bab ini Dengan Kegunaan Mahasiswa
Bab ini merupakan salah satu aspek penting dalam perencanaan P-DAS. Karena
mahasiswa diharapkan nantinya mampu melakukan kegiatan perencanaan P-DAS, maka
dengan mempelajari contoh-contoh yang dihenkan dalam bab ini akan mendorong
mahasiswa mengembangkan aspek mi dengan dukungan ilmu lain (Ilmu Ekonomi) yang juga
diajarkan di Fakultas Kehutanan.
Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami fungsi dan metode
evaluasi ekonomi dalarn P-DAS umumnya dan P-DAS di Indonesia khususnya. Mahasiswa
juga diharapkan dapat mengetrapkan dan mengembangkannya dalam praktek.
Materi Pokok Bahasan Vl
Pendahuluan
Pada dasarnya, ilmu ekonomi berkaitan dengan alokasi barang-barang yang langka
didalahi upaya untuk mendapatkan rnanfaat yang diinginkan baik oleh private atau Pada
tingkat nasional, Lemckert (1991) mengatakan bahwa ilmu ekonomi merupakan ilmu
menganalisis penggunaan sumberdaya yang langka untuk memenuhi kebutuhan yang
diinginkan.
Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (P-DAS) di Indonesia. banyak melibatkan
pemerintah dan kegiatannya seringkaii memerlukan/menggunakan sumberdaya yang dalam
upaya secara private/swasta atau umum/masyarakat dan yang akan memberikan manfaat
(benefit) kepada private dan atau masyarakat. Jadi kedua jenis manfaat tersebut perlu dikaji
benar-benar. Pengertian ini penting bagi mereka (private/swasta dan masyarakat
Universitas Gadjah Mada
2
pemerintah) yang mengalokasikan budget untuk kegiatan-kegiatan P-DAS mereka perlu
mengetahui mengenai nilai finansial dan ekonomi dan apa yang sedang mereka ajukan
(proposal), seberapa banyak biaya yang diperlukan dan bagaimana aliran pembiayaan
(lermasuk re inveslasi) di jadualkan, Mereka. ilu juga perlu mengetahui nilai finansial atau
ekonomi sehingga mereka dapat memilih alternatif yang paling efektif pembiayaannya atau
alternatif secara finansial atau ekonomis paling efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu
Efek Finansial dan Ekonomi Terhadap Pengambil Keputusan
Penilaian finansial dan ekonomi terhadap proyek-proyek P-DAS bertujuan untuk
memberikan jawaban-.jawaban yang tepat dan mengena terhadap pertanyaan-pertanyaan
berikut yang sering diajukan oleh pengambil keputusan:
1. Apakah manfaat/keuntungan (benefit) ekonomi lebih besar dari pada biaya (cost)
Tabel 1. Perbandingan antara Analisis Finansial dan Ekonomi
Analisis Finansial
Analisis Ekonomi
Fokus
Tujuan
Lanjutan Tabel 1.
Harga
Pajak
Subsidi
Bunga dan
pengembalian
pinjaman
Discount rate
Distribusi income
manfaat untuk private atau group
yang berkaitan
petunjuk untuk memilih atau
melaksanakan proyek (bagi yang
berkaitan)
Analisis Finansial
harga pasar
cost/biaya produksi
sumber pendapatan
cost/biaya financial
bunga yang berlaku di pasar atau
bank yang berkaitan
dapat diukur
manfaat untuk masyarakat
secara keseluruhan
melihat jastitikasi investasi
pemerintah terhadap
efisiensi ekonomi
Analisis Ekonomi
mungkin menggunakan
shadow price
transfer payment & bukan
biaya. ekonomi
transfer payment & bukan
biaya ekonomi
transfer payment & bukan
biaya ekonomi (kecuali
pinjaman dan
luar)
sifatnya hypothetic
didasarkan pada
pertumbuhan ekonomi
tidak diperhatikan (dapat
Universitas Gadjah Mada
3
dilakukan analisis lain)
Beberapa istilah dalam Tabel 1 perlu didefinisikan. Pertama, efisiensi ekonomi
mengacu pada hubungan antara benefit (manfaat) dan cost (biaya) ekonomi. Ahli ekonomi
seringkali melihat efisiensi ekonomi dalam kontek yang mereka sebut sebagai nilai sekarang
―present value‖, ini semata-mata membawa semua benefit dan cost pada suatu titik waktu,
dalam hal ini saat sekarang, dengan cara mendiskontonya, dengan menggunakan tingkat/
suku bunga yang dapat diterinia. Apabila nilai benefit sekarang adalah lebih besar dari pada
nilai cost sekarang untuk suatu proyek, dan tidak ada cara yang lebih murah untuk mencapai
tujuan yang dicanangkan, maka proyek itu dipandang sehagai pengguna sumberdaya yang
efisien,
Istilah kedua yang memerlukan penjelasan adalah shadow price. Ini merupakan nilai
atau harga yang dimaksudkan oleh ahli ekonomi untuk merefleksikan willingness to pay yang
riil dan masyarakat akan barang-barang dan jasa tertentu, Transfer payment mengacu pada
fakta akan adanya kontrol akan sumberdaya ditransfer dan suatu individu atau grup kepada
individu atau grup lain. Jadi, tax atau pajak adalah suatu transfer untuk seluruh proyek‘?
Bagaimana dengan masing-masing komponen penyusunnya?
2. Apakah pengaruh anggaran atau budget suatu proyek terhadap badan-badan pengelola
dan swasta yang terlibat?
3. Apakah proyek akan menaikkan stabilitas ekonomi di daerah yang dipengaruhinya?
Apakah proyek tersebut merniliki pengaruh terhadap keseimbangan pembayaran?
4. Apakah proyek itu akan menarik terhadap berbagai badan swasta (yang berada di
daerah hulu)? Siapakah yang akan memasok sumberdaya sehingga proyek dapat
bekerja?
Perbedaan antara Penilaian Finansial dan Ekonomi
Perbedaan antara penilaian finansial dan ekonomi harus dipahami. Analisis ekonomi
menilai apakah proyek akan menghasilkan keuntungan bersih terhadap masyarakat secara
keseluruhan. Analisis finansial menilai pengeluaran dan penerimaan yang aktual yang
berhubungan dengan proyek; ini juga berurusan dengan siapa yang membiayai dan
menerima imbalan, jadi, berkaitan dengan apakah ada yang akan tertarik bekerja sarna
dengan proyek - persyaratan yang penting untuk kelestarian proyek.
Penilaian finansial herkaitan erat dengan barang-barang dan jasa yang berorientasi
pasar, aliran uang -inflow dan outflow- yang aktual, siapa yang dibayar dan siapa yang
membayar. Barang-barang dan jasa yang berorientasi pasar mengacu pada yang secara
terbuka dibeli dan dijual, oleh sebab itu, memiliki harga pasar tertentu yang melekat
padanya. Penilaian ekonomi juga memperhatikan dengan barang-barang dan jasa yang
Universitas Gadjah Mada
4
berorientasi pasar, tetapi bertujuan untuk meniiainya dalam kontek kernauan riil masyarakat
untuk membayarnya. Kadang-kadang. nilainya berbeda. dengan harga pasar. Selain itu,
analisis ekonomi rnernasukkan manfaat/keuntungan dan biaya yang tidak diperjual-belikan di
pasar sebagai contoh, usaha untuk memasukkan pengaruh kesehatan, pencegahan banjir.
manfaat keindahan. konservasi wildlife, dll. Komponen-komponen utama dan penilaian
finansial dan ekonomi dapat dilihat dalam Tabel 1.
Tabel 1. Perbandingan antara Analisis Finansial dan Ekonomi
Analisis Finansial
Analisis Ekonomi
Fokus
Tujuan
Lanjutan Tabel 1.
Harga
Pajak
Subsidi
Bunga dan
pengembalian
pinjaman
Discount rate
Distribusi income
manfaat untuk private atau group
yang berkaitan
petunjuk untuk memilih atau
melaksanakan proyek (bagi yang
berkaitan)
Analisis Finansial
harga pasar
cost/biaya produksi
sumber pendapatan
cost/biaya financial
bunga yang berlaku di pasar atau
bank yang berkaitan
dapat diukur
manfaat untuk masyarakat
secara keseluruhan
melihat jastitikasi investasi
pemerintah terhadap
efisiensi ekonomi
Analisis Ekonomi
mungkin menggunakan
shadow price
transfer payment & bukan
biaya. ekonomi
transfer payment & bukan
biaya ekonomi
transfer payment & bukan
biaya ekonomi (kecuali
pinjaman dan
luar)
sifatnya hypothetic
didasarkan pada
pertumbuhan ekonomi
tidak diperhatikan (dapat
dilakukan analisis lain)
Beberapa istilah dalam Tabel 1 perlu didefinisikan. Pertama, efisiensi ekonomi
mengacu pada hubungan antara benefit (manfaat) dan cost (biaya) ekonomi. Ahli ekonomi
seringkali melihat efisiensi ekonomi dalam kontek yang mereka sebut sebagai nilai sekarang
―present value‖, ini semata-mata membawa semua benefit dan cost pada suatu titik waktu,
dalam hal ini saat sekarang, dengan cara mendiskontonya, dengan menggunakan tingkat/
suku bunga yang dapat diterinia. Apabila nilai benefit sekarang adalah lebih besar dari pada
Universitas Gadjah Mada
5
nilai cost sekarang untuk suatu proyek, dan tidak ada cara yang lebih murah untuk mencapai
tujuan yang dicanangkan, maka proyek itu dipandang sehagai pengguna sumberdaya yang
efisien,
Istilah kedua yang memerlukan penjelasan adalah shadow price. Ini merupakan nilai
atau harga yang dimaksudkan oleh ahli ekonomi untuk merefleksikan willingness to pay yang
riil dan masyarakat akan barang-barang dan jasa tertentu, Transfer payment mengacu pada
fakta akan adanya kontrol akan sumberdaya ditransfer dan suatu individu atau grup kepada
individu atau grup lain. Jadi tax atau pajak adalah suatu transfer payment, kontrol akan suatu
sumberdaya sama dengan jumlah tax yang ditransfer dan individu yang membayar tax ke
pemerintah. Serupa dengan itu adalah subsidi yang juga merupakan suatu transfer payment.
Karena analisis ekonorni melihat benefit dan cost untuk seiuruh masyarakat, tanpa
membedakan antara pembayaran dan penerimaan individual, tax tidak dipandang sebagai
biaya ekonomi, tetapi lebih sebagai suatu transfer payment, yang tidak mernpengaruhi cost.
Sebaliknya, didalam analisis tinansial, tax adalah cost bagi mdividu yang membayarnya. dan
oleb karena itu dimasukkan dalam perhitungan. Discount rate digunakan untuk menyamakan
atau menormalisasikan cost dan benefit yang terjadi pada waktu yang berlainan sehingga
mereka akan mereficksikan nilai pada waklu yang bcrsamaan, Diskonting mengasumsikan
bahwa nilai rupiah masyarakat akan cost dan benefit saat ini lebih tinggi dan pada nilai
rupiah cost yang dibayar atau benefit yang ditenima di waktu yang akan datang. Asumsi ini
umumnya benar di sebagian besar masyarakat.
Proyek P-DAS
Suatau rencana (a plan) memuat unsur-unsur yang diperlukan untuk memberikan
arahan bagi embuat keputusan. Sebuah rencana tidak dapat diimplementasikan sebelum
diterjemahkan kedalam kegiatan-kegiatan yang sifatnya spesifik; yang terakhir ini biasanya
dikenal sebagai proyek.
Suatu contoh dalam kasus rencana tataguna lahan; penggunaan lahan yang
maksimum disuguhkan dalam peta kesesuain lahan, dan dan peta tersebut si perencana
mengemhangkan eta tataguna lahan yang optimal. Peta ini kemudian di overlay dengan pola
yang menunjukkan tataguna lahan yang masih berlangsung (present land use), Tentunya
ada perbedaan dan yang ada dengan yang optimal tadi. Katakanlah, suatu perubahan dan
yang ada ke yang optimal akhirnya disanankan untuk dilaksanakan. Kemudian suatu
mekanisme untuk meiaksanakannya dikembangkan dengan sedetail mungkin, seperti kapan
(when), bagaimana (how), dan berapa biayanya (what cost). Mekanisme semacam itu
disebut proyek.
Projek memberikan bentuk yang konkrit dan sebuah perencanaan, memberikan
informasi yang rinci (dciail) lenlang ukuran dan lokasi, biaya. dan keuntungan/manfaat (costs
Displaying 5 of 29 pages, to read the full document please DOWNLOAD.
Tags: