Sejarah Dan Keistimewaan Han Geul

Document Details:
  • Uploaded: November, 18th 2014
  • Views: 223 Times
  • Downloads: 0 Times
  • Total Pages: 8 Pages
  • File Format: .doc
  • File size: 231.87 KB
  • Uploader: Unknown
  • Category: Miscellaneous
 add to bookmark | report abuse
sejarah dan keistimewaan han-geul
SEJARAH DAN KEISTIMEWAAN
HAN-GEUL
Choi Hyun Woo
Staf Tenaga Pengajar Fakultas Ilmu Budaya UGM
Abjad
Han-Geul
diciptakan oleh Raja Se-jong Yang Agung
yang merupakan raja keempat dari kerajaan Cho-sun, yaitu
kerajaan yang terakhir dalam sejarah Korea (1392-1910).
Rancangan abjad ini telah selesai pada tanggal 25 Desember
1443 dan secara resmi diumumkan pada tanggal 9 Oktober 1446.
Hari pengumuman abjad Korea itu sudah lama dirayakan sebagai
hari lahir
Han-Geul
dan menjadi hari libur nasional. Pada hari
itulah seluruh rakyat Korea secara khusus memberikan penghor-
matan terhadap jasa raja Se-jong itu. Ketika abjad Korea itu
diumumkan, Raja Se-jong menyebutnya
Hoon
-
Min
-
Jeong
-
Eum
yang berarti mendidik rakyat dengan abjad yang benar. Ketika
abjad Korea
Han-Geul
itu diumumkan, raja menekankan bahwa
seluruh rakyat harus dapat membaca dan menulis tanpa
kesulitan.
Pada waktu diciptakan, abjad
Han-Geul
terdiri dari 17
konsonan dan 11 vokal. Setelah mengalami beberapa kali
pembaharuan dari masa ke masa, maka sekarang terdapat hanya
14 konsonan dan 10 vokal. Di samping itu, terdapat juga 5
konsonan ganda dan 11 gabungan vokal.
Han-Geul
sangat
sistematis apabila dibandingkan dengan huruf Cina dan rakyat
Korea mengakui bahwa sistem fonetis dari abjad itu dapat
mengekspresikan berbagai macam bunyi, termasuk kicauan
burung dan raungan binatang liar. Bangsa Korea sangat bangga
memiliki
Han-Geul
karena mereka beranggapan bahwa dengan
Han-Geul
bangsa Korea mempunyai identitas tersendiri di antara
bangsa-bangsa di dunia. Dari segi keindahan,
Han-Geul
berbentuk sangat indah dan mudah dipelajari sehingga dapat
dikuasai dalam waktu singkat.
Sebelum diciptakan
Han-Geul
, rakyat Korea menggunakan
huruf Cina untuk menulis. Oleh karena itu, ada banyak kata yang
tidak bisa diekspresikan ke dalam huruf Cina. Dalam hal ini,
57
sejarah dan keistimewaan han-geul
rakyat Korea sulit untuk menyampaikan maksud sebenarnya
kepada orang lain secara tertulis. Ditambah lagi, karena huruf
Cina itu sangat sukar untuk menuliskan dan memahaminya,
maka pada zaman dahulu yang dapat menulis dan memahaminya
hanya terbatas kalangan tertentu. Keadaan ini berubah setelah
raja Se-jong Yang Agung memperkenalkan hasil ciptaannya
kepada seluruh rakyat Korea. Sebelum
Han-Geul
diciptakan,
sebenarnya seorang sarjana ilmu Konfusius yang bernama Seol-
Chong telah berhasil menemukan sistem abjad Korea yang
disebut
I-Du
. Abjad
I-Du
itu mengikuti ucapan Cina, seperti huruf
Jawi di Indonesia dan Semenanjung Malaysia. Oleh karena itu,
abjad
I-Du
ini dianggap kurang sistematis karena sangat di-
pengaruhi oleh huruf Cina.
Sejak tahun 1948 pemerintah Republik Korea telah
menerapkan pemakaian
Han-Geul
dalam dokumen-dokumen
resmi dan buku pelajaran. Namun demikian, selama beberapa
tahun setelah dikeluarkan ketetapan tersebut, huruf Cina masih
tetap dipakai bersama-sama dengan
Han-Geul
. Keadaan ini masih
terdapat sampai sekarang, tetapi huruf Cina dipakai secara
sangat terbatas. Untuk memperingati jasa dan mengungkapkan
rasa terima kasih kepada Raja Se-jong Yang Agung, maka setiap
tanggal 9 Oktober ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Sehubungan dengan hal itu, rakyat Korea sangat bangga atas
Hadiah Besar untuk Raja Se-jong Yang Agung dari UNESCO.
Hadiah besar itu sudah lama diberikan kepada mereka yang
telah memberikan sumbangan besar untuk memberantas buta
huruf di seluruh dunia. Korea terkenal sebagai negara yang
rakyatnya tidak ada yang buta huruf.
58
sejarah dan keistimewaan han-geul
Prinsip Vokal dan Konsonan
Langi
t
__ Bumi
l
Manusia
59
sejarah dan keistimewaan han-geul
Bilabial Alveolar
Alveolar Palatal
60
sejarah dan keistimewaan han-geul
Velar Glotal
61
Displaying 5 of 8 pages, to read the full document please DOWNLOAD.